PENDAHULUAN

Pengenalan wicara terus dikembangkan akhir-akhir ini, karena merupakan suatu hal yang menarik untuk dibicarakan. Implementasinya pun culup banyak dan banyak kegunaanya bagi manusia. Dalam proyek akhir ini pengenalan wicara diimplementasikan untuk sistem keamanan rumah. Sinyal suara antara satu manusia dengan manusia yang lain memiliki karateristik yang berbeda - beda. Mulai dari pitch, warna hingga frekuensi suara,masing - masing memiliki karateristik yang berbeda-beda. Jika suatu DSP diprogram untuk mengenali suatu jenis suara user maka DSP hanya merespon jika user tersebut mengatakan sesuatu (misal : "pintu buka"). Hal tersebut yang mendasari kami (Ringo Kusditya N dan Yusup Hadi P) untuk membuat suatu sistem keamanan yang menggunakan pengolahan suara sebagai medianya. Digital Signal Processor tipe DSK TMS320C6713 dipilih sebagai alat pemroses sinyal suara dikarenakan frekuensi clock hingga 225MHz sehingga memiliki respon yang tanggap dan cepat, selain itu DSP juga merupakan peralatan yang didesain khusus untuk pemroses sinyal.

PERUMUSAN MASALAH

Permasalahan yang diangkat dalam Proyek Akhir ini adalah bagaimana kita membuat DSP mengenali perintah yang diucapkan oleh user(dalam hal ini adalah pemilik rumah). Dari permasalahan ini dapat diketahui beberapa tahapan permasalahan yang harus diselesaikan dalam proyek akhir ini adalah :
  1. Menemukan cara agar DSP dapat mengenali perintah yang diucapkan oleh user,seperti proses Sampling,Frame Bloking dan Windowing dan perhitungan jarak terdekat dengan referensi menggunakan Eucledian Distance
  2. Setelah DSP dapat mengenali perintah serta dapat mengidentifikasi siapa yang mengucapkan perintah tersebut,DSP akan merespon dengan cara 'berkomunikasi' dengan mikrokontroller dengan perintah yang diucapkan oleh User
TINJAUAN PUSTAKA

Pada proyek akhir ini kita membuat DSP dapat mengenali perintah apa yang diucapkan oleh User sehingga DSP dapat merespon apa yang telah diperintahkan oleh user tersebut. Pada umumnya pengolahan wicara menggunakan General Purpose Microprosesor sebagai pemroses sinyal, namun hasilnya kurang memuaskan karena memori dan frekuensi clock terbatas. Dalam Proyek Akhir ini kami menggunakan Application Spesifik Microprosesor (DSK TMS 320C6713) karena memori dan frekuensi clock yang lebih besar, dengan harapan hasil yang didapat jauh lebih baik. Dalam proyek akhir ini kami menggunakan metode perhitungan Euclidean Distance untuk mencari selisih eerror terdekat....to be continued

0 komentar: